Halaman Khusus
Log In
Register For This Site
A password will be e-mailed to you.
Teman Nombaca
Buku | Polemik Sastra Kompasiana
Musikalisasi Puisi Joko Pinurbo di Palu
Internet Sehat
sasTRAvel Archive
-
CANGGUNG DI MELI, BERANI DI ENU
Diposting pada 06/11/2012 | No Comments[Translate] JAM dua siang. Setelah jumatan, di jalanan orang masih lalu-lalang bersilaturahmi setelah hari raya kurban. Yang naik motor merasa tak harus pakai helm dan masih dengan sarung atau pakaian-pakaian... -
Dongeng Perjalanan
Diposting pada 06/07/2012 | 3 Comments[Translate] Dulu aku pernah mendengar dongeng tentang putri yang tertidur ratusan tahun. Maka, izinkan aku mengingatkan dongeng ini di awal tulisanku. Kisah putri cantik jelita yang terkena kutukan penyihir jahat.... -
Tersihir Menikmati Sie Jin Kwie di Negeri Sihir-nya Teater Koma
Diposting pada 01/04/2012 | No Comments[Translate] Kata orang, menonton teater bisa menjadi barang langka di negeri ini karena dianggap mewah ataupun mustahil (tidak ada pertunjukan teater di kota anda, sama seperti di kota saya); juga... -
Sastravel-Demokratisasi Sastra Internet yang mendegradasi nilai Sastra?
Diposting pada 09/02/2012 | 1 Comment[Translate] Tak ada tetapi saat kita hidup dalam saat. Tak ada kuasa yang bermain dalam semesta, tiada yang jadi puisi, jadi drama, tanpa cinta. Manusia senantiasa merasa memiliki daya untuk... -
Travel Sastra-Mencari Bentuk Ruang Kegelisahan (Dialog Sastrawan Palu-Jogja)
Diposting pada 19/11/2011 | No Comments[Translate] SAJAK PASAK BUMI hujan turun di padang perdu angin santer di padang perdu hujan berakhir dengan reda atau gerimis lagi, dan berawal dari tiada atau gerimis juga; angin bangkit... -
sasTRAvel #2: Gathering dan Launching Buku Sajak Cinta
Diposting pada 25/10/2011 | 7 Comments[Translate] SUDAH pukul 15.30. Sesuatu seperti sedang berbisik-bisik ke telinga saat itu (22/10). “Tinggalkan tempat ini segera. Tak ada cinta di sini.” Nama tempat itu disingkat orang-orang jadi Sency. Senayan... -
sasTRAvel #1: Bienal Sastra Salihara
Diposting pada 22/10/2011 | 2 Comments[Translate] ADA dua pilihan Jumat sore itu (21/10). Menonton Efek Rumah Kaca (ERK), atau menonton Bienal Sastra. Yang satu di Universitas Indonesia di Depok, yang satunya lagi di Salihara dekat... -
Suatu Siang di Kampung Buku Makassar
Diposting pada 09/07/2011 | No Comments[Translate] ADA pohon Mangga besar yang meneduhkan di depan rumah itu yang letaknya hampir berdekatan dengan salah ruas lalulintas yang sibuk di Makassar, jalan Abdullah Daeng Sirua. Rumah itu bersebelahan...
![CANGGUNG DI MELI, BERANI DI ENU [Translate] JAM dua siang. Setelah jumatan, di jalanan orang masih lalu-lalang bersilaturahmi setelah hari raya kurban. Yang naik motor merasa tak harus pakai helm dan masih dengan sarung atau pakaian-pakaian...](http://nombaca.org/wp-content/uploads/2012/11/IMG-20121026-01086-115x115.jpg)
![Dongeng Perjalanan [Translate] Dulu aku pernah mendengar dongeng tentang putri yang tertidur ratusan tahun. Maka, izinkan aku mengingatkan dongeng ini di awal tulisanku. Kisah putri cantik jelita yang terkena kutukan penyihir jahat....](http://nombaca.org/wp-content/uploads/2012/07/Meta-1-115x115.jpg)
![Tersihir Menikmati Sie Jin Kwie di Negeri Sihir-nya Teater Koma [Translate] Kata orang, menonton teater bisa menjadi barang langka di negeri ini karena dianggap mewah ataupun mustahil (tidak ada pertunjukan teater di kota anda, sama seperti di kota saya); juga...](http://nombaca.org/wp-content/uploads/2012/04/t3-115x115.jpg)
![Sastravel-Demokratisasi Sastra Internet yang mendegradasi nilai Sastra? [Translate] Tak ada tetapi saat kita hidup dalam saat. Tak ada kuasa yang bermain dalam semesta, tiada yang jadi puisi, jadi drama, tanpa cinta. Manusia senantiasa merasa memiliki daya untuk...](http://nombaca.org/wp-content/uploads/2012/02/44-115x115.jpg)
![Travel Sastra-Mencari Bentuk Ruang Kegelisahan (Dialog Sastrawan Palu-Jogja) [Translate] SAJAK PASAK BUMI hujan turun di padang perdu angin santer di padang perdu hujan berakhir dengan reda atau gerimis lagi, dan berawal dari tiada atau gerimis juga; angin bangkit...](http://nombaca.org/wp-content/uploads/2011/11/tujuh1-115x115.jpg)
![sasTRAvel #2: Gathering dan Launching Buku Sajak Cinta [Translate] SUDAH pukul 15.30. Sesuatu seperti sedang berbisik-bisik ke telinga saat itu (22/10). “Tinggalkan tempat ini segera. Tak ada cinta di sini.” Nama tempat itu disingkat orang-orang jadi Sency. Senayan...](http://nombaca.org/wp-content/uploads/2011/10/IMG00845-20111025-0658-115x115.jpg)
![sasTRAvel #1: Bienal Sastra Salihara [Translate] ADA dua pilihan Jumat sore itu (21/10). Menonton Efek Rumah Kaca (ERK), atau menonton Bienal Sastra. Yang satu di Universitas Indonesia di Depok, yang satunya lagi di Salihara dekat...](http://nombaca.org/wp-content/uploads/2011/10/IMG00818-20111021-21261-115x115.jpg)
![Suatu Siang di Kampung Buku Makassar [Translate] ADA pohon Mangga besar yang meneduhkan di depan rumah itu yang letaknya hampir berdekatan dengan salah ruas lalulintas yang sibuk di Makassar, jalan Abdullah Daeng Sirua. Rumah itu bersebelahan...](http://nombaca.org/wp-content/uploads/2011/07/Kampung-Buku-115x115.jpg)



